Chelsea Boyolali Supporter Club

Chelsea menjadi juara liga champion di tahun 2012. KTBFFH

Pride of london

Stampford Bridge

CHELSEA JUARA LIGA PREMIER INGGRIS 2016/2017.........WE ARE THE CHAMPIONS

Senin, 05 November 2018

Chelsea Libas Crystal Palace Dengan Skor 3:1 Di Stamford Bridge


Chelsea kembali meraih hasil positif dalam laga lanjutan Premier League hari Minggu (4/11) malam tadi. Bermain di Stamford Bride, tim besutan Maurizio Sarri tersebut menang dengan skor meyakinkan 3-1.

Peluang berbahaya baru benar-benar terjadi saat memasuki menit ke-20. Wilfred Zaha membongkar sisi pertahanan The Blues, dan memberikan bola kepada Max Meyer di kotak penalti. Sayang, tembakan keras dari pemain asal Jerman itu hanya melambung di atas gawang.

Chelsea gol! Menit ke-32, Alvaro Morata membubuhkan namanya di papan skor! Pedro mencoba melepaskan tembakan dari sisi kanan kotak penalti, namun bolanya justru menghampiri Morata. Dalam keadaan bebas, ia mencetak gol ke gawang Crystal Palace. 1-0. 

Menit ke-35, Pedro melepaskan tembakan yang kemudian diblok oleh Wan-Bissaka, namun bola menuju ke Willian. Pemain asal Brasil itu sukses mengkonversinya menjadi gol sebelum wasit menganulirnya karena telah berada di posisi offside.

Empat menit setelahnya, giliran Chelsea yang memberi ancaman. Melalui skema tendagan bebas di sisi kiri, Willian melepaskan bola ke arah tiang jauh. Alonso menyundulnya ke arah Morata yang mencoba menembak dari sudut sempit. Sayang, bola hanya melewati mistar gawang.

Tak ada lagi peluang mengancam dari kedua tim hingga wasit meniupkan peluit tanda babak pertama usai. Skor 1-0 untuk keunggulan The Blues bertahan.

Pada babak kedua, Crystal Palace langsung menggebrak. Hasilnya gol pun tercipta di menit ke-53. Kombinasi satu dua bersam McArthur membuat Townsend lepas dari pengawalan dan sukses menjebol gawang Kepa. 1-1.

Chelsea begitu dekat dengan gol tambahannya. Menit ke-63, memanfaatkan umpan dari tendangan bebas Willian, David Luiz membuka peluang dengan sundulannya. Tetapi arahan bolanya masih berada dalam jangkauan kiper Crystal Palace.

Gol akhirnya tercipta pada menit ke-65. Adalah Morata yang kembali menjadi sosok pencetak gol The Blues. Umpan dari tendangan bebas Hazard mengarah ke Morata di tiang jauh. Sang pemain asal Spanyol itu pun tidak kesulitan menembus jala Crystal Palace dengan tembakan kaki kirinya. 2-1.

Chelsea menambah keunggulan! Dari sisi kiri, Marcos Alonso memberikan tusukan dan mengirimkan bola ke Pedro. Dari jarak dekat, pemain asal Spanyol itu pun tidak menemui kesulitan berarti untuk membobol gawang Hennessey. Skor bertambah menjadi 3-1.

Jelang wasit mengakhiri pertandingan, Morata punya peluang untuk menciptakan hattrick dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Sayangnya, ia tidak memanfaatkan peluang dengan baik dan The Blues dinyatakan menang 3-1.

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Antonio Rudiger, David Luiz, Marcos Alonso; N'Golo Kante, Jorginho (Cesc Fabregas 80'), Ross Barkley (Mateo Kovacic 64'); Pedro, Alvaro Morata, Willian (Eden Hazard 64').

Crystal Palace (4-3-3): Wayne Hennessey; Aaron Wan-Bissaka, James Tomkins, Mamadou Sakho, Patrick van Aanholt; Cheikhou Kouyate, Luka Milivojevic, James McArthur (Jeffrey Schlupp 80'); Andros Townsend, Wilfried Zaha, Max Meyer (Jordan Ayew 71'). (Bola.net)

Senin, 20 Agustus 2018

Chelsea Kalahkan Arsenal Dalam Derby London Dengan Skor Tipis 3:2, LONDON IS BLUE


Chelsea berhasil mengalahkan Arsenal di pekan kedua Premier League 2018/19. Bertanding di Stamford Bridge, Sabtu (18/8) malam WIB, Chelsea sukses menaklukkan Arsenal dengan skor meyakinkan 3-2. Tiga gol kemenangan Chelsea disumbang oleh Pedro, Alvaro Morata dan Marcos Alonso. Arsenal hanya mampu membalas dua gol melalui Henrikh Mkhitaryan dan Alex Iwobi.

Chelsea langsung tancap gas begitu laga dimulai. Skuat asuhan Maurizio Sarri itu menyuguhkan permainan cepat sejak menit awal dan memainkan bola-bola cepat yang menerobos barisan pertahanan Arsenal. The Blues tampak lebih percaya diri dan berani mendominasi penguasaan bola.

Pemain anyar Chelsea, Jorginho tampil percaya diri dan menjadi pusat permainan Chelsea. Serangan Chelsea banyak dimulai mulai kaki Jorginho. Lini tengah Arsenal tampak kesulitan mengimbangi permainan Chelsea sejak menit awal.

Serangan Chelsea akhirnya berbuah gol di menit ke-9. Jorginho mengirimkan umpan lambung ke ruang kosong di sisi kanan pertahanan Arsenal, Marcos Alonso berhasil mendapatkan bola dan mengirimkan umpan rendah ke kotak penalti. Pedro yang berdiri bebas sukses menyempurnakan umpan memanjakan tersebut ke sisi kiri gawang Petr Cech. Chelsea 1-0 Arsenal di menit ke-9.

Gol Chelsea tersebut memperlihatkan pertahanan Arsenal yang kocar-kacir. Sokratis dan Mustafi sering miskoordinasi, dampak dari pemain anyar yang belum sepenuhnya beradaptasi.

Arsenal terus berusaha membongkar permainan rapi Chelsea. Tim asuhan Unai Emery ini lebih sering memainkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki. Pierre-Emerick Aubameyang bahkan mendapat peluang emas di menit ke-20. Bellerin sukses berakselerasi menembus sisi kiri kotak penalti Chelsea, sayang umpannya gagal disempurnakan Aubameyang yang berdiri bebas. Tendangan Aubameyang melambung di atas mistar.

Masih di menit yang sama, Chelsea langsung menerapkan serangan balik. Cesar Azpilicueta yang menguasai bola melihat pergerakan Alvaro Morata di tengah lapangan. Azpi kemudian mengirimkan umpan daerah yang sukses dikejar Morata. Lagi-lagi Sokratis yang gagal merebut bola, Morata melewatinya dan melepaskan tendangan yang mengecoh Cech. Menit ke-20, Chelsea 2-0 Arsenal. 

Chelsea terus menguasai pertandingan, namun serangan Arsenal terbukti efektif membahayakan pertahanan The Blues. Mkhitaryan sempat mendapat peluang emas di menit ke-32 dengan skema yang sama dengan peluang Aubameyang. Skor seharusnya sudah seimbang.

Asyik menyerang, Chelsea justru kebobolan. Bermula dari serangan balik, bola diterima Mkhitaryan di luar kotak penalti Chelsea. Kali ini mantan pemain MU itu tak menyia-nyiakan peluang dan mencetak gol dengan tendangan keras mendatar ke sisi kanan Kepa di menit ke-37. Chelsea 2-1 Arsenal. 

Mendapat momentum, Arsenal mulai berani menguasai bola dan mengungguli Chelsea. Arsenal berhasil mengeksploitasi kelemahan Chelsea di kedua sisi sayapnya. Skema serangan Arsenal tak jauh berbeda, yakni membombardir kedua sisi bek sayap Cheslea.

Arsenal akhirnya berhasil menyeimbangkan kedudukan di menit ke-41. Lagi-lagi memanfaatkan kelemahan di sisi kiri pertahanan Chelsea, Mkhitaryan berhasil merangsek ke kotak penalti dan melepas umpan silang mendatar ke dalam kotak penalti.

Alex Iwobi yang menerobos dari belakang langsung menyambut umpan matang tersebut dengan tendangan keras ke gawang Kepa tanpa terbendung. Chelsea 2-2 Arsenal.

Kedua tim terus bergantian menyerang di sisa waktu babak pertama. Kelemahan Arsenal tampak digaris pertahanan yang terlalu tinggi, sedangkan kelemahan Chelsea terlihat di kedua sisi bek sayap. Meski demikian, skor 2-2 tak berubah hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan tak jauh berubah. Chelsea masih mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, tetapi penyelesaian akhir pasukan Sarri tersebut masih kurang efektif. Arsenal pun terus mengancam sejak Alexandrea Lacazette menggantikan Iwobi.

Meski demikian, koordinasi pertahanan Arsenal yang kacau kembali harus dibayar mahal. Eden Hazard berhasil mengecoh beberapa pemain Arsenal di sisi kanan gawang Cech dan melepaskan umpan mendatar yang langsung disambar Marcos Alonso. Bola meluncur deras, mendatar ke gawang Cech. Chelsea 3-2 Arsenal di menit ke-81.

Chelsea mulai mengurangi tekanan di 10 menit akhir pertandingan. Para gelandang Chelsea lebih sering memainkan bola di lini tengah dan berusaha membuat pemain Arsenal kelelahan.

Kedua tim bergantian menciptakan peluang di sisa laga, Arsenal melalui Aaron Ramsey, Chelsea melalu Hazard. Meski demikian, hingga akhir pertandingan skor 3-2 tak berubah. Chelsea sukses meraih kemenangan kedua mereka.

Sementara itu, kekalahan ini membuat Arsenal kian terpuruk. Setelah takluk dari Manchester City (0-2) di pekan pertama lalu, Arsenal kembali kalah dari tim kuat lainnya. Emery punya banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.

Chelsea (4-3-3): Kepa, Azpilicueta, Rudiger, Luiz, Alonso, Kante, Jorginho, Barkley (60' Kovacic); Willian (61' Hazard), Pedro, Morata (75' Giroud).

Arsenal XI (4-2-3-1): Cech, Bellerin, Sokratis, Mustafi, Monreal; Xhaka (46' Torreira), Guendouzi; Mkhitaryan, Ozil (68' Ramsey), Iwobi (75' Lacazette); Aubameyang. (bola.net)


Selasa, 14 Agustus 2018

Chelsea Bekuk Huddersfield Dengan Skor 0:3 Di Laga Perdana Premier League 2018/19

Bermain di John Smith's Stadium, The Blues sukses membantai Huddersfield dengan skor telak 3-0, Maurizio Sarri tak membutuhkan waktu lama untuk memberi dampak kepada Chelsea.

Chelsea menguasai pertandingan dan tidak memberi Huddersfield kesempatan untuk mengancam gawangnya di 20 menit pertama. Walaupun demikian, mereka masih belum bisa membongkar lini pertahanan The Terriers yang cukup rapat.

Perlahan, Huddersfield mulai memberikan perlawanan. Pada menit 26, Steve Mounie melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti Chelsea. Sayangnya, tembakan tersebut masih melayang tipis di atas mistar gawang.

Huddersfield terus memberikan tekanan, namun Chelsea akhirnya mencetak gol lebih dulu. Pada menit 34, Willian yang menusuk dari sektor kanan pertahanan The Terriers mengirimkan umpan silang ke kotak penalti. N'Golo Kante yang menjadi target operan sukses menyarangkan bola. 1-0.

Jelang babak pertama berakhir, The Blues mendapatkan hadiah penalti. Umpan terobosan dari Jorginho, diteruskan Ross Barkley, dan tiba ke kaki Marcos Alonso yang sukses masuk ke kotak penalti. Bek Huddersfield, Christopher Schindler, sampai harus menjatuhkannya.

Jorginho yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya dengan baik. Sepakan pelan nan tenang darinya dengan mudah masuk ke gawang yang dikawal Ben Hamer. Gol tersebut menjadi penutup babak pertama.

Babak kedua dimulai, Chelsea langsung memberikan tekanan. Sayangnya, pertahanan Huddersfield yang semakin ketat terlalu tangguh untuk ditembus oleh lini depan The Blues.

Peluang berbahaya baru benar-benar tercipta pada menit ke-58. Berawal dari sepak pojok Willian, Rudiger yang menjadi sasaran umpan membelokkan bola ke Marcos Alonso. Pemain asal Spanyol itu lalu melakukan tembakan salto, yang sayangnya hanya membentur mistar gawang.

Tak lama berselang, Marcos Alonso kembali memberikan ancaman. Ia dipercaya sebagai eksekutor tendangan bebas setelah Alvaro Morata terjatuh beberapa meter di depan kotak penalti. Tetapi, sepakannya masih melambung di atas gawang.

Chelsea terus menyerang dengan skema umpan satu-dua antar pemain lini depan. Namun kerja sama tim sepertinya masih belum terbentuk dengan baik di bawah asuhan Maurizio Sarri.

Menit ke-72 Huddersfield sempat mengancam gawang The Blues. Melalui bola mati, umpan yang dikirimkan oleh Aaron Mooy berhasil mencapai Philip Biling. Sayang sundulannya hanya melewati mistar gawang.

Huddersfield berupaya untuk memperkecil skor, tetapi justru Chelsea yang sukses mencetak gol. Menit 80, Eden Hazard yang baru masuk langsung menginisiasi serangan dan memberikan umpan kepada Pedro Rodriguez. Eks penggawa Barcelona itu berdiri bebas dan sukses menceploskan bola. 3-0.

The Blues terus melancarkan serangan di 10 menit akhir. Sayangnya tak ada gol lagi yang tercipta. Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit dan menutup partai perdana Sarri di Premier League dengan manis.

Huddersfield Town (3-5-1-1): Ben Hamer; Mathias Joergensen, Christopher Schindler, Terence Kongolo; Florent Hadergjonaj, Aaron Mooy, Jonathan Hogg, Philip Billing, Chris Loewe (Adama Diakhaby 71'); Alex Pritchard (Laurent Depoitre 46'); Steve Mounie
Pelatih: David Wagner

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Antonio Rudiger, David Luiz, Marcos Alonso; N'Golo Kante, Jorginho, Ross Barkley (Ruben Loftus-Cheek 68'); Pedro Rodriguez (Victor Moses 81'), Alvaro Morata, Willian (Eden Hazard 76').
Pelatih: Maurizio Sarri
(bola.net)


Kamis, 09 Agustus 2018

Mengenal Seorang Kepa Arrizabalaga, Pengganti Peran Courtois Di Bawah Mistar Gawang The Blues


Lahir di Ondarroa, Biscay, Basque, Arrizabalaga bergabung dengan akademi Athletic Bilbao pada tahun 2004, tepatnya ketika berusia 10 tahun. Dia membuat debut senior bersama tim feeder Bilbao, Basconia yang bermain di Divisi Tercera pada Januari 2012.

Pada Mei 2012, Arrizabalaga mendapatkan panggilan untuk masuk ke tim utama Bilbao untuk pertandingan melawan Getafe di La Liga, namun pada pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol saat itu dia tak dimainkan. Dia juga mendapatkan panggilan untuk mengikuti pramusim tim utama pada Juli di tahun yang sama, dan pada 23 September dia masuk dalam daftar pemain cadangan untuk laga melawan Getafe di San Mames.

Pada Januari 2013, Arrizabalaga dipromosikan ke tim cadangan untuk menggantikan Jon Ander Serantes yang cedera. Dia menjalani debut untuk tim Bilbao B pada 16 Februari 2013, saat menang tipis 1-0 melawan UD Logrones di Segunda Division B.

Sempat mengalami hernia pada bulan April di tahun yang sama, Kepa kemudian baru kembali bermain pada bulan September. Namun pada Januari 2014, dia kembali mengalami cedera, kali ini cedera metacarpal di tangan kanannya.

Setahun berikutnya, tepatnya pada 5 Januari 2015, Kepa Arrizabalaga dipinjamkan ke tim Segunda Division, SD Ponferradina hingga akhir musim. Dia akhirnya menjalani debut profesionalnya pada 11 Januari, ketika bermain imbang 1-1 melawan Racing Santander.

Pada 20 Juli 2015, Arrizabalaga pindah ke Real Valladolid dengan status pinjaman jangka panjang. Saat itu, dia menjalani pertandingan kompetitif pertamanya pada 22 Agustus ketika kalah 0-1 dari Cordoba CF, dan sejak itu hanya tiga kali absen bermain dan membawa Valladolid finis di posisi 16.(Bola.net)

Kepa Arrizabalaga Resmi Datang Menggantikan Courtois Yang hengkang


Chelsea baru saja mengumumkan perekrutan penjaga gawang Kepa Arrizabalaga dari klub La Liga, Athletic Bilbao.

Lewat laman resmi mereka, Chelsea menyatakan bahwa Kepa yang baru berusia 23 tahun mendapat kontrak berdurasi jangka panjang, yakni tujuh tahun.

Sebelumnya kubu Bilbao sudah lebih dulu mengumumkan bahwa Kepa telah mengaktifkan klausul rilisnya senilai 80 juta euro. Ini menjadikan Kepa kini berstatus sebagai kiper termahal dunia mengalahkan Alisson Becker.

"Ini adalah keputusan yang sangat penting bagi saya, bagi karier saya, dan juga bagi kehidupan pribadi saya," ujar Kepa dalam pernyataan pertamanya usai resmi berseragam Chelsea.

"Banyak hal yang membuat saya tertarik pada klub ini, semua gelar yang pernah dimenangkan, para pemain lain, kotanya [London], Premier League," lanjutnya.

"Ini adalah hasil akumulasi dari banyak hal, dan saya sangat senang Chelsea memutuskan untuk mempercayai saya dan juga menggaet saya," tandasnya.  

Kepa didatangkan Chelsea untuk mengisi pos kiper utama menggantikan Thibaut Courtois yang memilih hengkang ke Real Madrid.

Kepa menjadi pemain Spanyol keenam di skuat Chelsea saat ini setelah sebelumnya sudah ada Cesar Azpilicueta, Marcos Alonso, Cesc Fabregas, Pedro Rodriguez dan Alvaro Morata.

Kiper internasional Spanyol itu sudah bisa dimainkan ketika Chelsea menjalani laga pembuka Premier League kontra Huddersfield Town akhir pekan ini dan akan mulai mengikuti sesi latihan pada Kamis (9/8).(Bola.net)

Sepakat, Chelsea Dapatkan Kovacic Dan Real Madrid Dapatkan Courtois

Chelsea dan Real Madrid telah mencapai kesepakatan untuk melakukan pertukaran yang cukup unik. Chelsea akan meminjam Mateo Kovacic sementara Real Madrid akan mendapatkan Thibaut Courtois secara permanen.

Rumor transfer dua pemain itu memang sudah lama beredar di media-media Eropa. Courtois sudah tak mau kembali ke Chelsea dan malah keluyuran ke Spanyol setelah masa liburannya dari Piala Dunia berakhir.


Sementara itu, Mateo Kovacic juga melakukan pemberontakan kecil. Kovacic dikabarkan sampai menolak berlatih di Real Madrid sampai masa depannya mendapatkan kejelasan. Hari ini, kejelasan itu datang.

Real Madrid mengumumkan transfer Kovacic menuju Chelsea. Gelandang asal Kroasia itu dipinjamkan ke Chelsea selama satu musim, kemungkinan tanpa ada opsi pembelian sama sekali.

 Pernyataan resmi Real Madrid berbunyi: Real Madrid dan Chelsea telah menyepakati transfer Mateo Kovacic untuk musim depan, sampai 30 Juni 2019.

Ternyata peminjaman Mateo Kovacic ke Chelsea hanya merupakan sebuah syarat dari transfer Thibaut Courtois. Real Madrid memang sudah beberapa tahun ini dikabarkan akan emncari penjaga gawang baru, sosok ideal mereka adalah David De Gea milik Manchester United.

Namun Courtois ternyata yang lebih ngotot ingin pindah ke Spanyol dengan alasan keluarga. Chelsea pun akhirnya memberikan izin pindah kepada Courtois, dengan ahrga yang belum diumumkan.

Pernyataan resmi Chelsea berbunyi: "Chelsea dan Real Madrid telah menyepakati transfer Thibaut Courtois, dan transfer tergantung pada kesepakatan personal dan kelolosan sang pemain dalam tes medis. Jika deal sudah dipastikan, Mateo Kovacic akan bergabung ke Chelsea dengan status sebagai pinjaman selama satu musim".
(Bola.net)

Senin, 15 Januari 2018

Chelsea Gagal Meraih Poin Penuh Dari Leicester City, Chelsea & Leicester Berbagi Poin



Chelsea gagal meraih poin penuh saat menjamu Leicester City. Bermain di Stamford Bridge, Sabtu (13/1) malam, The Blues hanya mampu bermain imbang tanpa gol meskipun memiliki keunggulan pemain sejak menit ke-68 akibat kartu merah Ben Chilwell.

Chelsea tak melakukan banyak perubahan dalam starting XI mereka kali ini. Hanya Gary Cahill yang kini bermain sebagai bek tengah menggantikan Andreas Christensen, sementara posisi bek tengah kiri ditempati oleh Antonio Rudiger.

Menjadi tuan rumah, Chelsea justru terlihat tampil tak tenang. Beberapa kali serangan yang mereka bangun dari bawah selalu kandas karena kesalahan sendiri. Para pemain The Blues terlihat berulang kali melakukan kesalahan umpan.  Sebaliknya, tim tamu Leicester justru tampil lebih tenang dan terorganisir dalam setiap pergerakan tim mereka.

Pada menit kedelapan, Leicester memiliki peluang pertama mereka. Adalah Okazaki yang nyaris membuat publik Stamford Bridge terdiam andai saja sontekannya memanfaatkan umpan dari Ben Chilwell tak melambung dari gawang Thibaut Courtois.

Tiga menit setelah peluang tersebut, tim tamu kembali mendapatkan peluang beruntun. Yang pertama adalah peluang dari tembakan Marc Albrighton dan Shinji Okazaki yang masih mampu diblok pertahanan Chelsea dan kemudian peluang emas dari sundulan Onyinye Ndidi yang masih mampu ditepis dengan gemilang oleh Courtois.

Pada menit ke-13, tuan rumah mencoba untuk memberikan respon atas peluang-peluang dari tim tamu lewat sebuah tembakan keras Cesc Fabregas. Namun upaya dari gelandang Spanyol tersebut masih mampu ditepis oleh kiper Leicester, Kasper Schmeichel.

Di pertengahan babak pertama, Chelsea terus bermain buruk dan berulang kali melakukan kesalahan-kesalahan umpan. Beruntung bagi mereka, Leicester juga kurang klinis dalam menyelesaikan setiap serangan yang mereka bangun. Beberapa kali upaya dari Riyad Mahrez, Shinji Okazaki dan Jamie Vardy gagal diteruskan menjadi gol. Tak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir.

Di awal-awal babak kedua, Chelsea masih belum mampu keluar dari permainan buruk mereka di babak pertama. Dan lagi-lagi Leicester mampu bermain dengan tenang dalam membangun serangan dan juga solid ketika menghalau upaya lawan.

Sadar permainan timnya tak berkembang, pelatih Antonio Conte melakukan dua perubahan sekaligus. Eden Hazard dan Cesc Fabregas ditarik keluar dan digantikan Willian dan Pedro Rodriguez pada menit ke-58, atau semenit setelah peluang Riyad Mahrez yang nyaris membobol gawang Courtois.

Masuknya Willian dan Pedro terbukti membuat permainan Chelsea membaik. Intensitas serangan pun meningkat dan beberapa kali upaya dari tuan rumah mampu merepotkan pertahanan The Foxes.

Pada menit ke-68, Leicester terpaksa harus bermain dengan 10 pemain setelah Ben Chilwell mendapatkan kartu kuning kedua usai melakukan tekel pada Victor Moses. Kartu kuning kedua tersebut dia terima hanya setelah lima menit sebelumnya menerima kartu kuning pertama usai dia melanggar Willian.

Unggul jumlah pemain, Chelsea langsung mencoba bermain lebih agresif dan mampu mengurung Leicester di area sendiri. Meskipun begitu, The Blues masih belum mampu membongkar pertahanan lawan yang kini justru bermain lebih rapat karena hanya meninggalkan Jamie Vardy seorang di lini depan.

Meskipun terus mengurung pertahanan Leicester, namun Chelsea tak mampu memanfaatkan keunggulan pemain yang mereka miliki. Upaya-upaya dari Alvaro Morata, Pedro dan juga Willian tak mampu menembus pertahanan The Foxes, termasuk tembakan bebas Marcos Alonso di masa injury tim juga masih mampu ditepis Schmeichel. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga pertandingan usai. (bola.net)

Kamis, 04 Januari 2018

Duel Sengit Derby London, Arsenal 2:2 Chelsea Di Emirates Stadium


Arsenal dan Chelsea harus puas berbagi angka usai keduanya bermain imbang 2-2 dalam lanjutan Premier League pekan ke-22 yang digelar di Emirates Stadium, Kamis (4/1) dini hari WIB.

The Gunners membutuhkan gol Hector Bellerin di akhir masa injury untuk terhindar dari kekalahan, meski sejatinya unggul lebih dulu lewat gol Jack Wilshere. Chelsea sempat berbalik memimpin berkat gol penalti Eden Hazard dan Marcos Alonso.

Tensi tinggi sudah mewarnai laga bertajuk Derby London ini sejak menit pertama. Sayang peluang dari kedua tim belum ada yang berbuah gol.

Permainan terbuka yang diperagakan Arsenal dan Chelsea membuat partai ini sangat menarik untuk disimak. Meski demikian, tak ada gol yang lahir sepanjang babak pertama.

Kembali dari kamar ganti, situasi yang sama masih berlanjut. Banyak kesempatan emas yang dihasilkan kedua tim, sayang bola belum mau masuk ke gawang.

Arsenal akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 63. Mendapat bola di sisi kiri, Wilshere memilih langsung melepas tembakan first time ke tiang dekat yang tak mampu dijangkau Thibaut Courtois.

Hanya tiga menit berselang, Chelsea mendapat hadiah penalti usai Bellerin dianggap melanggar Hazard di kotak terlarang. Hazard sendiri yang bertindak sebagai algojo sukses menaklukkan Petr Cech.

Memasuki menit-menit krusial, Arsenal justru berbalik tertinggal 1-2 setelah crossing Davide Zappacosta sukses dicocor Alonso menjadi gol.

Di saat laga sepertinya akan berakhir untuk kemenangan Chelsea, Bellerin muncul menjadi pahlawan tuan rumah lewat golnya jelang pertandingan usai.

Alvaro Morata hampir saja membuyarkan hasil 2-2, sayang tembakannya masih bisa dimentahkan Cech, sedangkan tembakan Zappacosta dari bola rebound masih digagalkan mistar gawang. Skor 2-2 pun menjadi hasil akhir laga ini.

Bagi Arsenal, hasil imbang ini membuat mereka tetap tertahan di peringkat enam klasemen. Sementara untuk Chelsea, satu poin membuat mereka gagal kembali menyalip Manchester United.

Susunan Pemain
Arsenal: Cech; Holding, Mustafi, Chambers (Walcott 88'); Maitland-Niles, Wilshere, Xhaka, Bellerin; Sanchez, Ozil; Lacazette (Welbeck 80').

Chelsea: Courtois; Cahill, Christensen, Azpilicueta; Alonso, Bakayoko, Kante, Fabregas (Drinkwater 71'), Moses (Zappacosta 56'); Hazard (Willian 82'); Morata. (/bola.net)