Chelsea Boyolali Supporter Club

Chelsea menjadi juara liga champion di tahun 2012. KTBFFH

Pride of london

Stampford Bridge

CHELSEA JUARA LIGA PREMIER INGGRIS 2016/2017.........WE ARE THE CHAMPIONS

Selasa, 16 Mei 2017

Gary Neville Menilai Diego Costa Seperti Binatang Di Atas Lapangan


Gary Neville, mengaku sangat mengagumi permainan Diego Costa. Menurutnya, striker Chelsea itu benar-benar memberikan kontribusi yang sangat besar bagi timnya.

Neville menyoroti kemampuan teknik dari eks pemain Atletico Madrid itu saat Chelsea menang 3-1 atas Manchester City, Desember lalu. Menurutnya, itu menjadi permainan terbaik dari Costa.

"Itu adalah kemenangan yang amat penting. Diego Costa amat luar biasa di laga itu, dia tak tertandingi. Itu merupakan salah satu penampilan terbaik di Premier League yang pernah saya lihat dari seorang striker. Itu momen paling impresif untuknya," katanya, dilansir Mirror.

Pria yang pernah menangani Valencia ini menilai Costa selalu memberikan kontribusi, walau tidak mencetak gol bagi Chelsea. Makanya, Neville tak segan menyebut Costa bagaikan seekor binatang bila sedang berada di lapangan.

"Costa adalah seekor binatang. Ketika tidak mencetak gol, dia terus memberikan kontribusi. Bermain dengan striker tunggal, maka dia akan meninggalkan lubang besar jika absen," ujar Neville.
"Berapa banyak bola yang sudah ia buang dari kotak penaltinya sendiri musim ini? Sudah seberapa sering ia mengejar bola hingga ke daerahnya sendiri?" sambungnya.

Chelsea Menang Tipis 4-3 Atas Watford Di Stampford Bridge


Chelsea melanjutkan pesta juara mereka dengan meraih kemenangan tipis 4-3 atas Watford dalam laga tunda Premier League di Stamford Bridge, Selasa (16/5) dini hari WIB.

Chelsea membuka keunggulan lewat sang kapten, John Terry sebelum disamakan Etienne Capoue. Cesar Azpilicueta dan Michy Batshuayi kemudian membawa The Blues kembali unggul.

Namun Watford sukses bangkit dan membuat keadaan kembali seimbang berkat gol Daryl Janmaat dan Stefano Okaka. Cesc Fabregas akhirnya tampil menjadi pahlawan kemenangan tuan rumah.

Sudah memastikan juara, manajer Antonio Conte menurunkan mayoritas pemain lapis kedua. Meski demikian, skuat cadangan ini tetap bisa mendominasi permainan.

Chelsea akhirnya sukses membuka keunggulan di menit 22 lewat Terry. Berawal dari skema sepak pojok, bola disundul Kurt Zouma sebelum dituntaskan Terry menjadi gol.

Sayang partai perpisahan Terry di Stamford Bridge tak sepenuhnya berlangsung menyenangkan karena hanya dua menit berselang ia membuat blunder yang mengawali gol Capoue. Skor kini menjadi sama kuat 1-1.

Konsisten menekan pertahanan tim tamu, Chelsea pun kembali unggul di menit 36. Kali ini giliran Azpilicueta yang mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor 2-1 pun bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, lagi-lagi Chelsea menambah gol di menit 49. Umpan terukur Kenedy menemui Nathan Ake di kotak penalti. Tak egois, Ake pun memberikan assist matang untuk dituntaskan Batshuayi menjadi gol.

Lagi-lagi tak butuh waktu lama bagi Watford untuk membalas. Janmaat menaklukkan Asmir Begovic setelah sebelumnya melakukan penetrasi impresif dari sisi kiri. Skor kini menjadi 3-2 dan laga makin seru.

Watford pun sempat menyamakan kedudukan di menit 74. Umpan Tom Cleverley ke kotak penalti berhasil dikontrol Okaka sebelum melepas tembakan yang gagal dihadang Begovic menjadi gol.

Untuk meningkatkan daya serang timnya, Conte pun memasukkan Fabregas dan Pedro Rodriguez. Keputusan ini berbuah manis usai Fabregas mencetak gol lewat tembakan first time dari luar kotak penalti di menit 88.

Di masa injury, wasit Lee Mason terpaksa mengeluarkan kartu kuning kedua alias kartu merah untuk Sebastian Prodl yang melanggar Pedro. Skor 4-3 pun bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain
Chelsea: Begovic, Zouma, Terry, Ake, Azpilicueta, Kante, Chalobah (Fabregas 79'), Kenedy (Aina 75'), Willian, Batshuayi (Pedro 84'), Hazard.

Watford: Gomes, Mariappa, Prodl, Holebas, Amrabat, Cleverley, Behrami, Doucoure, Janmaat, Capoue (Deeney 90'), Niang (Okaka 71').

Senin, 15 Mei 2017

Gudjohnsen Tak Bisa Bandingkan Skuat 2004/05 dengan 2016/2017


Eidur Gudjohnsen mengatakan bahwa sulit baginya untuk membandingkan skuat The Blues yang jadi juara musim 2016-17 ini dengan skuat musim 2004-05 silam.

Gudjohnsen menjadi bagian dari skuat Chelsea yang jadi juara Premier League pada tahun 2005 tersebut. The Blues langsung menjadi juara di tahun pertama Jose Mourinho pindah ke Stamford Bridge.

Di musim ini, di bawah asuhan Antonio Conte Chelsea juga sukses menjadi juara liga. Padahal ini adalah musim pertama Conte berada di Stamford Bridge.

Pria asal Islandia ini mengaku kesulitan untuk membandingkan skuat mana yang lebih hebat di antara keduanya. Namun yang jelas ia memberikan pujian kepada keduanya karena keduanya sama-sama skuat yang tangguh.

"Sulit untuk membandingkan. Kami memiliki tim hebat tahun itu. Kami merasakan perasaan ini saat Jose Mourinho melewati hari pertama setelah pertemuan pertama kami dengan dirinya - saya, Frank (Lampard) dan John (Terry) saling berpandangan dan berkata 'kami akan memenangkan sesuatu tahun ini'," kenangnya kepada Soccer AM.

"Apakah kelompok pemain ini memiliki perasaan yang sama, saya tidak tahu, tapi jika Anda melihatnya, kami kalah di satu pertandingan dan mencetak rekor gol dan raihan poin, jadi ini adalah tim yang hebat. Jadi, tim Chelsea saat ini, sama bagusnya," serunya.

Di musim 2004-05, dari 38 laga skuat Chelsea menang 29 kali, imbang delapan kali dan kalah sekali. Mereka mencetak 72 gol dan kebobolan 15 poin. Mereka mengoleksi 95 poin kala itu.

Sementara di musim 2016-17 ini, dari 36 laga, The Blues menang 28 kali, imbang tiga kali dan kalah lima kali. Meereka mencetak 76 gol dan kebobolan 29 kali. Jumlah poin yang mereka raup sejauh ini adalah 87 poin.

Conte Tak Akan Meninggalkan Chelsea Musim Depan


Antonio Conte tidak akan pulang ke Italia dan akan bertahan di Chelsea musim depan sekaligus menegaskan ingin bisa membawa The Blues naik level.

Conte menjalani musim perdana yang sukses di Stamford Bridge. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi munculnya rumor yang menyebut ia akan kembali ke Italia musim depan.

Conte sendiri juga disebut kangen dengan kampung halaman. Ia juga disebut jadi buruan nomor satu Inter Milan. Akan tetapi Conte menegaskan bahwa ia akan tetap menangani Eden Hazard cs musim depan.

"Ya, saya bisa memastikannya. Saya pikir kami sudah mulai bekerja dan kita harus memperbaiki diri di musim depan dan menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki diri," ujar Conte ketika ditanya apakah ia bisa menjamin akan bertahan di klub London Barat itu musim depan.

"Kami mulai melakukan pekerjaan kami, kami harus memperbaiki diri di musim depan, untuk menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki diri. Kami hanya bekerja selama sembilan bulan bersama-sama. Saya pikir jika Anda dapat terus bekerja dengan para pemain ini, Anda dapat memperbaiki banyak hal," seru Conte.

"Sekarang mereka tahu idenya, saya mengenal mereka, karakteristik pemain saya, dan kami bisa memperbaiki diri," tegasnya seperti dilansir Sportsmole.

Conte sendiri mencatatkan sejarah sebagai manajer asal Italia keempat yang bisa jadi juara di pentas Premier League. Tiga manajer sebelumnya adalah Carlo Ancelotti, Roberto Mancini dan Claudio Ranieri.

Minggu, 14 Mei 2017

Chelsea Juara Liga Inggris Musim 2016/2017


Chelsea resmi meraih gelar juara Premier League musim ini usai sukses mengalahkan West Brom 1-0 dalam laga pekan ke-37 yang digelar di The Hawthorns, Sabtu (13/5) dini hari WIB.

The Blues harus menunggu hingga menit ke -82 untuk memastikan gelar ini, tepatnya ketika Michy Batshuayi sukses memecah kebuntuan.

Bermain di depan publik sendiri, West Brom langsung mencoba menggebrak sejak menit pertama. Sayang peluang sundulan Salomon Rondon masih bisa ditepis Thibaut Courtois.

Chelsea secara perlahan berhasil menguasai keadaan dan mendominasi jalannya laga. Meski demikian, Diego Costa cs masih kesulitan membongkar pertahanan rapat tuan rumah.

Deretan peluang Chelsea masih belum mampu menembus gawang The Baggies yang dijaga Ben Foster. Skor 0-0 pun bertahan hingga waktu turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Foster lagi-lagi sukses menggagalkan peluang emas Victor Moses dan Costa di awal babak kedua.

West Brom bukannya tanpa peluang. Rondon memiliki kesempatan untuk membawa timnya unggul di menit 71. Sayang usahanya masih bisa diblok Cesar Azpilicueta.

Tak berselang lama kemudian, giliran Nacer Chadli yang mendapat peluang emas. Sayang tembakan pemain asal Belgia itu masih menyamping tipis dari gawang Courtois.

Di menit 76, Antonio Conte memutuskan untuk memasukkan Batshuayi untuk menggantikan Pedro Rodriguez. Keputusan ini ternyata tepat karena Batshuayi sukses mencetak gol enam menit berselang. Crossing Azpilicueta dari sisi kanan sukses dicocor Batshuayi menjadi gol.

Memasuki masa injury, Rondon memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan, sayang ia lebih dulu terperangkap offside. Skor 1-0 untuk kemenangan Chelsea pun bertahan hingga laga usai.

Kemenangan ini memastikan Chelsea meraih gelar juara Premier League musim ini setelah perolehan 87 poin mereka tak mungkin dikejar pesaing terdekat, Tottenham Hotspur.

Susunan Pemain
West Brom: Foster; Dawson, McAuley (Wilson 64'), Evans, Nyom; Brunt, Livermore, Fletcher, Field (Yacob 51'), McClean (Chadli 59'); Rondon.

Chelsea: Courtois; Azpilicueta, David Luiz, Cahill; Moses (Zouma 86'), Matic, Fabregas, Alonso; Pedro (Batshuayi 76'), Hazard (Willian 75'); Costa.


Selasa, 09 Mei 2017

Bantai Middlesbrough 3 Gol Tanpa Balas, Chelsea Selangkah Menjadi Raja


Usai menghajar Middlesbrough 3-0 dalam laga pekan ke-36 yang digelar di Stamford Bridge, Selasa (9/5) dini hari WIB. The roman emperor selangkah lagi untuk menjadi juara premier league.

Tiga gol The Blues dibagi rata tiga pemain, masing-masing Diego Costa, Marcos Alonso dan Nemanja Matic. Hasil ini sekaligus memastikan Boro terdegradasi ke Championship Division.

Bermain di depan publik sendiri, Chelsea langsung menggebrak sejak menit pertama. Sayang beberapa peluang yang didapat masih gagal berbuah gol.

Tuan rumah akhirnya sukses membuka keunggulan di menit 23 berkat gol Costa. Menerima assist brilian Cesc Fabregas, Costa sempat mengontrol sebelum dengan dingin menaklukkan Brad Guzan lewat penempatan bola di antara dua kaki alias nutmeg.

Chelsea berhasil menggandakan keunggulan di menit 34, kali ini giliran Alonso yang mencatatkan namanya di papan skor. Umpan apik Cesar Azpilicueta menemui Alonso di sisi kiri. Bek asal Spanyol itu pun mengirim bola ke tengah yang mengenai Guzan sebelum masuk ke gawang menjadi gol.

Beberapa peluang tambahan diperoleh Chelsea, sayang tak ada gol tambahan tercipta hingga babak pertama usai. Skor 2-0 menjadi hasil saat turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Chelsea masih mendominasi permainan. Sementara Middlesbrough hanya sibuk mengamankan daerah pertahanan mereka sendiri.

Gol tambahan untuk Chelsea seakan hanya tinggal menunggu waktu dan akhirnya kejadian di menit 65. Lagi-lagi berawal dari assist Fabregas, Matic mengontrol bola sebelum menyontek pelan bola mengelabui Guzan.

Tak ada gol tambahan yang tercipta di sisa laga. Skor 3-0 untuk kemenangan Chelsea pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain
Chelsea: Courtois; Azpilicueta, Luiz (Terry 84'), Cahill; Moses, Fabregas, Matic, Alonso; Pedro (Chalobah 81'), Costa, Hazard (Willian 72').

Middlesbrough: Guzan, Fabio, Chambers, Gibson, Friend (c), De Roon, Clayton, Forshaw (Leadbitter 56'), Traore (Bamford 57'), Negredo (Gestede 83'), Downing.

Jumat, 05 Mei 2017

Fans Ingin Nama Sang Kapten Di Jadikan Nama Stadion Chelsea


Para pendukung Chelsea menuntut agar klub mengabadikan nama John Terry sebagai nama salah satu tribun di stadion Stamford Bridge yang baru. Terry dianggap pantas mendapat penghormatan tersebut melihat apa yang telah diberikannya untuk The Blues.

Terry sudah membela Chelsea selama 22 tahun terakhir. Pemain 36 tahun tersebut akan mengakhiri kiprahnya di Chelsea pada akhir musim ini.

Belum diketahui langkah Terry selanjutnya. Mantan kapten timnas Inggris tersebut dilaporkan telah mengikuti kursus menjadi pelatih dan mempelajari bahasa Portugis.

Menyusul rencana kepergian Terry dari Chelsea, melalui Change.org yang dimulai oleh 'Carefree Daily' pada 3 Mei, mengajak para fans menandatangani petisi agar pihak klub mengabadikan nama Terry di stadion Chelsea yang baru.

Petisi ini menargetkan 5.000 tanda tangan dan sudah mencapai lebih dari 2.000. Dalam pernyataan petisi tersebut, Terry dinilai pantas mendapat penghormatan dari klub yang sekarang dikuasai Roman Abramovich tersebut.

"Kapten, pemimpin, legenda. Tak ada di planet ini yang melebihi Chelsea, daripada John Terry," pernyataan dalam petisi tersebut.

"Ia mengangkat setiap trofi dalam permainan ini, sudah berada di Chelsea sejak awal kariernya. Orang ini bukan hanya ikon untuk pendukung Chelsea, tapi untuk seluruh pencinta sepakbola di dunia."

"Kami, pendukung Chelsea, ingin klub menghormatinya dengan menamai tribun di stadion Stamford Bridge yang baru dengan nama kapten terhebat Chelsea."

Lawan Mddlesbrough, Chelsea Tak Akan Di Perkuat Courtois Di Mistar Gawang


Thibaut Courtois dikabarkan mengalami cedera dan diragukan untuk bermain melawan Middlesbrough pada akhir pekan nanti.

Courtois sendiri sejatinya baru saja pulih dari cedera. Ia baru comeback pada pertandingan melawan Tottenham Hotspur di ajang FA Cup beberapa minggu yang lalu setelah sebelumnya absen pada laga penting kontra Manchester United.

Namun menurut laporan yang diturunkan London Evening Standart, kiper asal Belgia itu dikabarkan kembali menderita cedera. Cedera itu terjadi pada pertandingan  Everton vs Chelsea akhir pekan lalu.

Pada pertandingan tersebut, Courtois sempat terlihat kesakitan pada babak kedua. Namun ia dikabarkan menahan rasa sakit sehingga ia bisa menyelesaikan 90 menit pertandingan di Goodison Park tersebut.

Menurut berita tersebut, cedera yang diderita Courtois terjadi di bagian pergelangan kakinya. Cedera ini merupakan cedera yang sama yang sebelumnya dialami mantan kiper Atletico Madrid tersebut.

Dengan kondisi tersebut, Courtois disebut diragukan untuk tampil kontra Middlesbrough akhir pekan nanti. Namun sang pemain disebut siap bermain sambil menahan rasa sakit demi mengamankan peluang juara The Blues musim ini

Diego Costa Dikabarkan Hampir Sepakat Dengan Tianjin Quanjian


Diego Costa dikabarkan sudah sepakat menjalin kesepakatan senilai 25 juta pounds per tahun dengan Tiongkok, usai ia menghadiri makan malam bersama pihak perwakilan Tianjin Quanjian.

Menurut laporan yang diturunkan oleh The Sun, pemain Spanyol itu sudah sempat menemui perwakilan klub Tiongkok dan kemudian menyepakati transfer bernilai masif untuk bergabung dengan Fabio Cannavaro dan Axel Witzel di negeri Tirai Bambu.

Costa sendiri sempat merasakan kemarahan manajer Antonio Conte di tengah musim, ketika ia mempertimbangkan pergi ke Tiongkok di musim dingin. Namun manajer Italia mampu mengendalikan situasi dan membuat Chelsea kini ada di jalur tepat untuk memenangkan Premier League.

Dan kini sang striker justru dikabarkan hampir pasti bakal bermain di Tiongkok. Disebutkan bahwa ia sudah menandatangani sebuah perjanjian pra-kontrak dan Chelsea akan menerima sekitar 76 juta pounds untuk servisnya, Costa yang kini berusia 28 tahun, telah mencetak 20 gol di semua kompetisi untuk The Blues musim ini.

Andai memang ia pergi, Conte disebut akan mendatangkan Romelu Lukaku atau Alvaro Morata sebagai penggantinya.