
Chelsea berhasil mengalahkan Arsenal di pekan kedua Premier League
2018/19. Bertanding di Stamford Bridge, Sabtu (18/8) malam WIB, Chelsea
sukses menaklukkan Arsenal dengan skor meyakinkan 3-2. Tiga gol
kemenangan Chelsea disumbang oleh Pedro, Alvaro Morata dan Marcos
Alonso. Arsenal hanya mampu membalas dua gol melalui Henrikh Mkhitaryan
dan Alex Iwobi.
Chelsea langsung tancap gas begitu laga dimulai.
Skuat asuhan Maurizio Sarri itu menyuguhkan permainan cepat sejak menit
awal dan memainkan bola-bola cepat yang menerobos barisan pertahanan
Arsenal. The Blues tampak lebih percaya diri dan berani mendominasi
penguasaan bola.
Pemain anyar Chelsea, Jorginho tampil percaya
diri dan menjadi pusat permainan Chelsea. Serangan Chelsea banyak
dimulai mulai kaki Jorginho. Lini tengah Arsenal tampak kesulitan
mengimbangi permainan Chelsea sejak menit awal.
Serangan Chelsea
akhirnya berbuah gol di menit ke-9. Jorginho mengirimkan umpan lambung
ke ruang kosong di sisi kanan pertahanan Arsenal, Marcos Alonso berhasil
mendapatkan bola dan mengirimkan umpan rendah ke kotak penalti. Pedro
yang berdiri bebas sukses menyempurnakan umpan memanjakan tersebut ke
sisi kiri gawang Petr Cech. Chelsea 1-0 Arsenal di menit ke-9.
Gol Chelsea tersebut memperlihatkan pertahanan Arsenal yang
kocar-kacir. Sokratis dan Mustafi sering miskoordinasi, dampak dari
pemain anyar yang belum sepenuhnya beradaptasi.
Arsenal terus
berusaha membongkar permainan rapi Chelsea. Tim asuhan Unai Emery ini
lebih sering memainkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki.
Pierre-Emerick Aubameyang bahkan mendapat peluang emas di menit ke-20.
Bellerin sukses berakselerasi menembus sisi kiri kotak penalti Chelsea,
sayang umpannya gagal disempurnakan Aubameyang yang berdiri bebas.
Tendangan Aubameyang melambung di atas mistar.
Masih di menit
yang sama, Chelsea langsung menerapkan serangan balik. Cesar Azpilicueta
yang menguasai bola melihat pergerakan Alvaro Morata di tengah
lapangan. Azpi kemudian mengirimkan umpan daerah yang sukses dikejar
Morata. Lagi-lagi Sokratis yang gagal merebut bola, Morata melewatinya
dan melepaskan tendangan yang mengecoh Cech. Menit ke-20, Chelsea 2-0 Arsenal.
Chelsea terus menguasai pertandingan, namun serangan Arsenal terbukti
efektif membahayakan pertahanan The Blues. Mkhitaryan sempat mendapat
peluang emas di menit ke-32 dengan skema yang sama dengan peluang
Aubameyang. Skor seharusnya sudah seimbang.
Asyik menyerang,
Chelsea justru kebobolan. Bermula dari serangan balik, bola diterima
Mkhitaryan di luar kotak penalti Chelsea. Kali ini mantan pemain MU itu
tak menyia-nyiakan peluang dan mencetak gol dengan tendangan keras
mendatar ke sisi kanan Kepa di menit ke-37. Chelsea 2-1 Arsenal.
Mendapat momentum, Arsenal mulai berani menguasai bola dan mengungguli
Chelsea. Arsenal berhasil mengeksploitasi kelemahan Chelsea di kedua
sisi sayapnya. Skema serangan Arsenal tak jauh berbeda, yakni
membombardir kedua sisi bek sayap Cheslea.
Arsenal akhirnya
berhasil menyeimbangkan kedudukan di menit ke-41. Lagi-lagi memanfaatkan
kelemahan di sisi kiri pertahanan Chelsea, Mkhitaryan berhasil
merangsek ke kotak penalti dan melepas umpan silang mendatar ke dalam
kotak penalti.
Alex Iwobi yang menerobos dari belakang langsung
menyambut umpan matang tersebut dengan tendangan keras ke gawang Kepa
tanpa terbendung. Chelsea 2-2 Arsenal.
Kedua tim terus
bergantian menyerang di sisa waktu babak pertama. Kelemahan Arsenal
tampak digaris pertahanan yang terlalu tinggi, sedangkan kelemahan
Chelsea terlihat di kedua sisi bek sayap. Meski demikian, skor 2-2 tak
berubah hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, permainan tak jauh berubah. Chelsea masih
mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, tetapi
penyelesaian akhir pasukan Sarri tersebut masih kurang efektif. Arsenal
pun terus mengancam sejak Alexandrea Lacazette menggantikan Iwobi.
Meski
demikian, koordinasi pertahanan Arsenal yang kacau kembali harus
dibayar mahal. Eden Hazard berhasil mengecoh beberapa pemain Arsenal di
sisi kanan gawang Cech dan melepaskan umpan mendatar yang langsung
disambar Marcos Alonso. Bola meluncur deras, mendatar ke gawang Cech. Chelsea 3-2 Arsenal di menit ke-81.
Chelsea
mulai mengurangi tekanan di 10 menit akhir pertandingan. Para gelandang
Chelsea lebih sering memainkan bola di lini tengah dan berusaha membuat
pemain Arsenal kelelahan.
Kedua tim bergantian menciptakan
peluang di sisa laga, Arsenal melalui Aaron Ramsey, Chelsea melalu
Hazard. Meski demikian, hingga akhir pertandingan skor 3-2 tak berubah.
Chelsea sukses meraih kemenangan kedua mereka.
Sementara itu,
kekalahan ini membuat Arsenal kian terpuruk. Setelah takluk dari
Manchester City (0-2) di pekan pertama lalu, Arsenal kembali kalah dari
tim kuat lainnya. Emery punya banyak pekerjaan rumah yang harus
dituntaskan.
Chelsea (4-3-3): Kepa, Azpilicueta, Rudiger, Luiz, Alonso,
Kante, Jorginho, Barkley (60' Kovacic); Willian (61' Hazard), Pedro,
Morata (75' Giroud).
Arsenal XI (4-2-3-1): Cech, Bellerin,
Sokratis, Mustafi, Monreal; Xhaka (46' Torreira), Guendouzi; Mkhitaryan,
Ozil (68' Ramsey), Iwobi (75' Lacazette); Aubameyang. (bola.net)












