Chelsea Boyolali Supporter Club

Chelsea menjadi juara liga champion di tahun 2012. KTBFFH

Pride of london

Stampford Bridge

CHELSEA JUARA LIGA PREMIER INGGRIS 2016/2017.........WE ARE THE CHAMPIONS

Selasa, 04 Oktober 2016

Victor Moses Nikmati Peran Baru Sebagai Bek


Bintang Chelsea asal Nigeria, Victor Moses, akhirnya kembali dipercaya tampil sebagai starter.

Pemain berusia 25 tahun ini turun sejak menit awal, kala Chelsea mengalahkan Hull City dalam laga pekan ke-7 Liga Inggris, Sabtu 1 Oktober 2016 WIB.

Chelsea sukses bangkit setelah dua kekalahan beruntun, saat memetik kemenangan 2-1 atas Hull City di KCOM Stadium.

Dalam laga ini, Moses kembali dipercaya tampil sebagai starter setelah pulang ke Chelsea musim ini. Moses sebelumnya sempat dipinjamkan Chelsea ke tiga klub berbeda, Liverpool, Stoke City, dan West Ham United.

Dikutip data Opta.com, Moses kembali menjadi starter setelah 1239 hari. Kali terakhir Moses tampil sebagai starter adalah pada bulan Mei 2013 lalu.

Namun, ada yang unik dalam momen saat dirinya kembali dipercaya tampil sejak menit awal. Moses justru diposisikan manajer anyar Chelsea, Antonio Conte, sebagai bek sayap. Meski demikian, Moses nampaknya menikmati peran barunya sebagai pemain belakang.

"Ada banyak yang harus dilakukan. Saya harus naik dan turun. Saya cukup menikmatinya. (Di posisi bek sayap) ada banyak situasi yang mengharuskan berhadapan satu lawan satu," ujar Moses usai pertandingan kepada BBC.

Sejak bergabung dengan Chelsea dari Wigan Athletic musim 2012/2013, Moses sudah tampil dalam 51 pertandingan dan mencetak 12 gol di semua ajang.

Thibaut Courtois: Di Inggris, mereka dengan cepat menyalahkan kiper


Performa kiper Chelsea, Thibaut Courtois, sepanjang musim ini tengah menjadi sorotan. Courtois dianggap sebagai kiper terburuk di Premier League hingga pekan 7.

Ditinjau dari statistik, Courtois punya rekor penyelamatan buruk sebelum duel melawan Hull City, akhir pekan lalu. Sudah 17 sepakan yang mengarah kepadanya.

Nahas karena sembilan di antaranya berujung pada gol. Artinya, rasio kebobolan Courtois mencapai 53 persen.

Fakta tersebut sudah cukup menjadikan Courtois sebagai bahan hujatan. Fans hingga pengamat menilai kiper timnas Belgia tersebut sudah tak layak berada di bawah mistar gawang Chelsea.

Courtois pun angkat bicara soal kondisi yang dialaminya. Dia tak terima sepenuhnya dengan label tersebut.

Kondisi seperti sekarang, menurut Courtois, akan dialami seluruh kiper. Bahkan, dia mencontohkan rekan senegaranya, Simon Mignolet, pernah mengalami hal serupa.

"Di Inggris, mereka dengan cepat menyalahkan kiper. Lihat saja apa yang terjadi dengan Mignolet di Liverpool. Tapi, dia akhirnya kembali prima. Simon adalah kiper papan atas," ujar Courtois seperti dilansir Daily Express.

"Saya selalu mengkritik diri sendiri ketika sadar bahwa saya ini salah dan jika menyebabkan terjadinya gol. Tapi, sebenarnya itu tak terlalu banyak terjadi. Hanya saat laga melawan Swansea City, seharusnya tak ada penalti yang terjadi karena saya," lanjutnya.

Batshuayi Sudah Ingin Tinggalkan Chelsea

Penyerang Michy Batshuayi dikabarkan sudah merasa tidak nyaman lagi berada di Chelsea. Ia saat ini sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk kembali memperkuat tim lamanya, Marseille.

Musim panas yang lalu, Chelsea membeli Batshuayi dengan harga yang tidak murah yakni 39 juta euro. Pemain berusia 23 tahun ini datang ke London dengan harapan akan menjadi pemain inti.

Namun, sudah tujuh pertandingan di Premier League ia lewati hanya sebagai pemain cadangan. Ia tampil pada lima pertandingan dan semuanya sebagai pemain cadangan. Koleksi menitnya hanya 53 menit.

Meski begitu pemain asal Belgia ini mampu menyumbangkan satu gol.

Dikutip dari Le 10 Sport, Batshuayi merasa gerah terus dijadikan pemain cadangan oleh pelatih Antonio Conte. Ia tidak bisa menerima perlakuan ini. Pasalnya, selama karirnya ia nyaris tak pernah menjadi pemain cadangan.

Batshuayi selalu menjadi pemain inti saat masih bersama Marseille maupun Standard Liege. Hal inilah yang membuat Batshuayi mempertimbangkan untuk pindah pada bulan Januari mendatang. Ia ingin kembali ke Marseille dengan status pemain pinjaman.

Terry Diklaim Akan Berada Dalam Kesulitan berada di formasi 3 bek


Tony Cascarino mengklaim jika Antonio Conte memutuskan bermain dengan tiga bek di lini belakang maka keputusan itu akan membuat John Terry berada dalam kesulitan besar.

Conte terkenal identik dengan formasi 3-5-2. Ia memakai taktik tersebut saat meraih kesuksesan bersama Juventus di Italia dan ia juga memakai taktik yang sama saat menangani skuat Gli Azzurri di ajang Euro 2016 kemarin.

Namun di Chelsea ia tak ngotot menggunakan formasi andalannya tersebut. Ia beberapa kali memakai formasi empat bek di belakang, seperti saat lawan Liverpool dan Arsenal. Di kedua laga itu The Blues selalu menuai kekalahan.

Cascarino lantas berkomentar bahwa jika Conte memilih memakai tiga bek di belakang, maka hal itu nantinya akan membuat Terry kesulitan. Bek berusia 35 tahun itu disebutnya tak memiliki kecepatan lari yang mumpuni untuk menopang skema tersebut.

"Antonio Conte mencoba dan memercayai formasi tiga bek di belakang, formasi yang menuai sukses besar di Juventus, bisa menyebabkan masalah untuk John Terry ketika ia pulih dari cederanya nanti," tulis mantan striker Chelsea itu dalam kolomnya di The Times.

"Ia sudah kehabisan ide dengan empat bek di belakang dan lambatnya kecepatan lari JT bisa dengan mudah diekspos lawan jika ia bermain dengan tiga bek di belakang," cetusnya.

-menurut kalian blues?

Milan Bisa Dapatkan Fabregas dengan Menukar De Sciglio


AC Milan dikabarkan masih belum menyerah mengejar gelandang Chelsea, Cesc Fabregas. Pada bulan Januari nanti, raksasa Serie A tersebut dikatakan bisa mendapatkan Fabregas dengan menyertakan Mattia De Sciglio dalam kesepakatan.

Menurut laporan yang dilansir media Italia Calciomercatoweb, Milan akan melakukan pembicaraan dengan Chelsea dalam waktu dekat ini. Chelsea disebut meminta dana segar senilai 8,7 juta pounds dengan menyertakan De Sciglio.

Conte dipercaya ingin Sciglio menjadi pasukan The Blues karena sudah tahu kualitas bek Italia tersebut. Ia tahu tentang Sciglio ketika masih melatih timnas Italia dan ia diharapkan bisa menjadi penerus Branislav Ivanovic.

Sementara itu masa depan Fabregas di Stamford Bridge masih menjadi pertanyaan. Meskipun bermain cukup baik, pemain 29 tahun itu sepertinya kalah bersaing dengan N'Golo Kante dan Nemanja Matic sebagai gelandang The Blues.

Ketika menghadapi Hull City akhir pekan ini, Fabregas hanya duduk sebagai pemain cadangan dan tak mendapat kesempatan bermain ketika timnya menang 2-0 atas Hull.

Senin, 03 Oktober 2016

Conte memahami bahwa Ekspektasi Suporter Chelsea Amat Tinggi


Antonio Conte mengatakan bahwa ia bisa memahami ekspektasi tinggi yang dimiliki oleh suporter Chelsea, usai tim London Barat hanya finish di peringkat 10 klasemen akhir musim lalu.

Sebagian suporter Chelsea sempat menyoraki timnya usai mereka tertinggal 0-2 dari Liverpool di Stamford Bridge musim ini, namun Conte mengakui bahwa ia dan pemainnya memiliki ekspektasi yang sama besarnya dengan para fans.

"Ekspektasi yang ada adalah untuk meningkatkan performa dibandingkan musim lalu. Ekspektasi datang dari saya. Saya merasakan itu, bukan hanya klub atau fans, karena saya memutuskan untuk menangani tim besar seperti Chelsea," tutur Conte pada Goal International.

"Saya juga punya ekspektasi dalam diri saya sendiri, namun saya juga tahu pengalaman saya sebagai pesepakbola dan juga sebagai manajer mengajarkan saya untuk terus bekerja keras dan menemukan cara yang benar untuk menghadapi situasi ini dan menyelesaikannya."

"Ini tidak akan mudah. Ini wajar, namun saya merasa nyaman karena saya punya sekumpulan pemain yang ingin bekerja keras dan memiliki spirit yang benar."

Alonso dan Moses dapat sanjungan dari conte karena bermain secara luar biasa


Antonio Conte mengatakan bahwa ia terkesima dengan penampilan Victor Moses dan Marcos Alonso, usai timnya meraih tiga angka dengan mengalahkan Hull City 2-0 pekan lalu.

Gol Diego Costa dan Willian, membuat Chelsea kembali ke jalur kemenangan, dan sekaligus membuat tim meraih clean sheet untuk kali pertama di empat pertandingan. Kala itu Conte untuk pertama kalinya menerapkan formasi 3-4-3 di klub London Barat.

"Saya kira Moses memainkan pertandingan yang luar biasa. Ketika bertahan dan menyerang, dia bekerja keras dan dia layak bermain. Jika dia terus bermain seperti ini, dia layak bertahan di tim. Ia memberi anda peluang menghadapi lawan di situasi satu lawan satu," tutur Conte pada Goal International.

"Kami tidak hanya ingin pemain sayap yang bisa memberi umpan silang, namun jika kami punya winger yang bisa melakukan ini, maka itu adalah opsi yang bagus."

Alonso juga mencatat penampilan perdananya sejak dibeli dari Fiorentina di musim panas.

"Saya kira Alonso sudah banyak berkembang dan ini adalah pertandingan perdananya di liga. Dengan cara yang sama seperti pemain lain, ia harus bekerja keras, namun saya kira dia memainkan pertandingan yang bagus."

Thibaut Courtois bahagia di chelsea dan ingin memenangi banyak trofi di chelsea

 
Kiper Chelsea, Thibaut Courtois, berkeras bahwa ia bahagia di Stamford Bridge, meski belum lama ini kembali menegaskan keinginannya untuk kembali ke Spanyol.

Pemain Belgia memenangkan La Liga bersama Atletico Madrid di 2014 dan ia sempat disebut akan pindah ke Real Madrid di musim ini.

Setelah sebelumnya menyatakan ketertarikan untuk kembali bermain di Spanyol, Courtois lantas mengklarifikasi bahwa ia masih punya komitmen besar di Chelsea dan mungkin takkan pergi hingga ia pensiun nanti.

"Saya bisa memahami apa yang terjadi dengan fans Chelsea. Namun saya hanya berkata ingin kembali ke Spanyol suatu hari nanti, itu juga bisa terjadi setelah karir saya selesai," tutur Courtois pada The Mirror.

"Saya bahagia berada di Chelsea. Untuk berapa lama, kita lihat nanti. Namun sekarang, saya ingin memenangkan banyak trofi di klub."

Courtois bergabung dengan Chelsea dari Genk di 2011, namun ia tak pernah membuat debut di klub London sebelum menyelesaikan masa peminjaman selama tiga musim di Atletico Madrid.