Senin, 26 September 2016
Home »
» Penjagaan setengah hati, Lini belakang ompong membuat curtois jatuh bangun
Penjagaan setengah hati, Lini belakang ompong membuat curtois jatuh bangun
Conte pantas kecewa setelah anak asuhnya sudah terlihat bakal kalah sejak blunder Cahill. Seakan tahu bahwa tidak ada lagi jalan keluar, Conte pun melakukan eksperimen dengan menjajal strategi tiga bek di babak kedua. Buruknya organisasi pertahanan Chelsea membuat formasi 3-5-2 atau 3-4-3 layak dinanti di laga-laga berikut. Terlebih, Conte sudah tersohor dengan taktik tiga bek andalannya itu kala melatih Juventus dan timnas Italia.
Jika formasi berubah, perombakan susunan pemain mungkin juga diperlukan. Hampir pulihnya Kurt Zouma dari cedera lutut panjang membuat Conte sudah bisa membayangkan trio Zouma, Terry, dan Luiz di jantung pertahanan. Marcos Alonso bisa ditempatkan sebagai bek sayap kiri. Cesar Azpilicueta saat ini terlihat lesu, namun ia diharapkan bisa balik ke puncak performa ketika kembali ke posisi aslinya sebagai bek kanan.
Di tengah, John Obi Mikel mungkin bukan pilihan populer. Tapi Conte layak mempertimbangkan gelandang bertahan Nigeria itu sebagaimana Guus Hiddink memercayainya di paruh kedua musim lalu. Kante butuh sosok pendamping seperti Mikel yang mengedepakankan kekuatan fisik dan kedisiplinan pada posisinya. Tidak seperti Nemanja Matic atau Fabregas yang terlalu mudah tergoda naik ke depan.
Adapun Batshuayi bisa diduetkan dengan Costa untuk menghadirkan dimensi baru di lini depan. Hazard dan Willian, bersama para gelandang serang lain seperti Oscar, Pedro Rodriguez, dan Victor Moses kini harus berlomba-lomba untuk membuat Conte terkesan demi satu tempat di Starting XI. Kekalahan dari Arsenal lagi-lagi menyalakan lampu kuning bagi Chelsea bahwa pertahanan mereka masih butuh tambalan di sana-sini. Tidak bisa hanya dengan membelanjakan puluhan juta poundsterling untuk membeli bek baru di hari penutupan bursa transfer. Tidak pula dengan cuma mengandalkan taktik Conte yang punya spesialisasi dalam seni bertahan.
Ingat, Chelsea baru mencatatkan satu kali clean sheet dari delapan laga semua kompetisi musim ini, yakni saat menggebuk tim promosi Burnley 3-0 pada Agustus lalu. Mereka bahkan selalu kebobolan dua gol atau lebih dalam empat laga terakhir.
Chelsea mungkin masih terbawa suasana keterpurukan di musim lalu, tapi yang jelas Conte harus cepat-cepat menemukan formula terbaik untuk pertahanannya. Tanpa perbaikan berarti di belakang, buang jauh-jauh pikiran Anda untuk memasang Courtois dan Cahill di liga fantasi, seiring harapan The Blues untuk mengejar selisih delapan poin dari Manchester City perlahan sirna.
Copy by: goal.com




0 komentar:
Posting Komentar